Cara Menciptakan Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

Cara Membuat Surat Perjanjian Jual Beli Rumah - Memiliki sebuah rumah merupakan harapan setiap orang. Karena harga rumah yang terbilang mahal, maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dikala ingin membeli rumah. Selain harus mempunyai kelengkapan surat-surat rumah, pada dikala pembelian juga harus tertulis diatas sebuah surat perjanjian jual beli yang ditanda tangani oleh kedua belah pihak dan para saksi. Surat perjanjian jual beli ini mempunyai kegunaan sebagai dukungan aturan bagi kedua belah pihak bila dikemudian hari terjadi perselisihan.

Bagi Anda yang ingin membeli sebuah rumah sebaiknya melengkapinya dengan sebuah surat perjanjian jual beli rumah agar bila terjadi sesuatu persoalan dikemudian hari maka Anda akan terlindungi secara hukum. Berikut ini salah satu contoh surat perjanjian jual beli rumah yang sanggup Anda jadikan sebagai pola :

Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

Pada hari ini, Senin, tanggal 20, bulan Januari, tahun 2017, kami yang bertanda tangan dibawah ini :

N a m a         : Budiawan Santoso
Umur             : 45 Tahun
Pekerjaan      : Pengusaha
Alamat           : Jl. Bola Dunia RT. 001 RW. 001 No.88, Cawang - Jakarta Timur

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (Penjual)

N a m a          : Sofyan Arif
Umur              : 50 Tahun
Pekerjaan       : Wiraswasta
Alamat            : Jl. Kembang Gula RT, 099 Rw. 099 No. 99, Condet - Jakarta Timur

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA (Pembeli)

Kedua belah pihak yang bersangkutan diatas dengan ini menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA menjual kepada PIHAK KEDUA berupa bangunan rumah dan tanah seluas 200 m² (dua ratus meter persegi) yang berdiri diatas Sertifikat Hak Milik No. ..., yang terletak di Jl. Gapura Kokoh RT. 098 RW. 098 No. 12, Condet - Jakarta Timur. Kedua belah pihak sepakat untuk mengikatkan diri dalam perjanjian ini dengan ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
1. Perjanjian jual beli ini akan berlaku selama ... hari sesudah ditandatanganinya surat perjanjian ini dan akan berakhir sesudah rumah berpindah status kepemilikannya kepada pembeli yang baru.
2. Segala kondisi yang ada pada rumah ini akan menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA, dan PIHAK KEDUA berhak melaksanakan renovasi terhadap rumah tersebut.

Pasal 2
1. Bangunan tanah seluas 200 m² (dua ratus meter persegi) tersebut dijual dengan harga Rp.500.000.000,- ( lima ratus juta rupiah).
2. PIHAK KEDUA telah menyerahkan uang sebesar Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sebagai pembayaran pembelian rumah secara tunai pada dikala ditandatanganinya surat ini.

Pasal 3
1. Segala ketentuan yang belum diatur dalam perjanjian ini akan diatur selanjutnya dalam addendum/amandemen yang merupakan bab tak terpisahkan dari perjanjian ini dan akan diputuskan secara bersama.
2. Apabila kelak terjadi perselisihan atas sebidang tanah dan rumah tersebut, maka kedua belah pihak berjanji akan menyelesaikannya secara musyawarah dan kekeluargaan.
3. Dan apabila penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan tidak berhasil, maka kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya di muka pengadilan.

Demikian surat perjanjian ini disetujui dan dibentuk serta ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan dihadiri saksi-saksi yang dikenal oleh kedua belah pihak tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun. Surat perjanjian ini dibentuk dalam rangkap dua dan bermaterai cukup yang masing-masing mempunyai kekuatan aturan yang sama.


            Pihak Pertama                                                                                    Pihak Kedua



         Budiawan Santoso                                                                                  Sofyan Arif


Saksi-saksi :

1. Bapak Irawan   .............................

2. Bapak Solihin   .............................

3. Bapak Agung   ..............................

Itulah Cara Membuat Surat Perjanjian Jual Beli Rumah yang sanggup Anda lakukan. Anda sanggup mengubah isi surat perjanjian tersebut sesuai kebutuhan Anda. Semoga bermanfaat.